Seorang yang saleh bercerita:
Suatu hari aku masuk kesebuah masjid untuk menunaikan shalat. Di sana aku melihat seorang ahli ibadah dan seorang pengusaha duduk di sampingnya. Sang ahli ibadah berdoa, "Duhai Tuhanku dan Tuanku, hari ini aku memohon kepadaMu makanan yang bentuknya seperti ini dan seperti ini, serta manis-manisan yang bentuknya seperti ini dan seperti ini"
Demi Allah seandainya ia berterus-terang meminta kepadaku, maka aku akan memberikannya.
Tetapi ia sengaja berdoa dengan suara keras seperti itu tiada lain adalah untuk menarik perhatianku agar aku memberinya apa yang menjadi keinginannya. "Demi Allah aku tidak akan memberikan apapun kepadanya" ujar sang pengusaha.
Selepas berdoa sang ahli ibadah mencari tempat di pojok masjid dan merebahkan dirinya, tidurlah ia di sana. Tak lama kemudian masuklah seorang pria membawa nampan tertutup, ia menoleh kekanan dan ke kiri mencari seseorang. Saat melihat sang ahli ibadah, ia pun menghampirinya, membangunkannya dan kemudian ia menyerahkan nampan itu kepadanya. Sementara sang pengusaha menyaksikan semua peristiwa itu.
Sang ahli ibadah kemudian membuka nampan tersebut dan ternyata isinya adalah makanan-makanan yang persis sebagaimana yang ia pinta dalam doanya. Ia pun memakan secukupnya kemudian menutup kembali nampan itu dan menyerahkannya kembali kepada pria tersebut.
Sang pengusaha yang penasaran menghampiri pria itu dan berkata, "Aku bersumpah atas nama Allah, jawablah pertanyaanku. Apakah sebelumnya engkau mengenal ahli ibadah itu?"
"Demi Allah, aku tidak pernah mengenalnya, aku seorang kuli. Aku, istri dan anakku sudah setahun mengidamkan makanan yang kubawa ini. Hari ini aku mengangkat barang seseorang dan ia memberiku upah tiga dirham (setara dengan Rp. 150.000,-). Akupun segera membeli daging dan semua keperluan untuk memasak makanan tadi. Sesampainya aku di rumah, kuserahkan bahan masakan tersebut kepada istriku.
[ Bersambung ke Bagian-2 | Insyaallah ]
اللهمَّ صلِّ على سيِّدنا محمَّد وعلى آلِ سيِّدنا محمَّد.
@Pena_Tarim @PerbanyakShalawat
dipost ulang oleh pangeran_jati, pengabdi UNISSULA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar